JellyPages.com

Sabtu, 18 Oktober 2014

Peran E-Commerce dalam mendukung Ekonomi Kreatif



Perdagangan elektronik (electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisiwww, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), pemasaran elektronik (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), surat elektronik(e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.

Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang utama. Konsep ini biasanya akan didukung dengan keberadaan industri kreatif yang menjadi pengejawantahannya. Seiring berjalannya waktu, perkembangan ekonomi sampai pada taraf ekonomi kreatif setelah beberapa waktu sebelumnya, dunia dihadapi dengan konsep ekonomi informasi yang mana informasi menjadi hal yang utama dalam pengembangan ekonomi.

Peran E-Commerce dalam ekonomi kreatif adalah medukung berjalannya perkembangan ekonomi  dan memudahkan manusia untuk memmenuhi kebutuhannya tanpa harus keluar rumah. E-Commerce juga dapat meningkatkan pendapatan negara karena bukan hanya konsumen lokal yang dapat melakukan jual-beli online, tapi juga konsumen dari berbagai negara pun dapat melakukan jual-beli online tersebut.

SUMBER : http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_kreatif / http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik

Rabu, 08 Oktober 2014

DAMPAK GLOBALISASI PADA KEBUDAYAAN INDONESIA


Gencarnya arus globalisasi dengan diikuti hadirnya kecanggihan teknologi di dalam penerapannya yang menerpa Indonesia, membuat lahirnya peradaban Indonesia dibawa menuju kearah kehidupan dunia barat. Lahirnya modernisasi di dalam masyarakat kita telah sedikit banyak merubah cara pandang dan  pola hidup masyarakat, sehingga peradaban yang tercipta merupakan duplikasi budaya masyarakat barat yang cenderung berjiwa konsumtif dan hedonis. Berbagai macam fenomena kehidupan yang terjadi di lingkungan masyarakat dewasa ini, telah mengilustrasikan suatu keadaan yang mencerminkan layaknya kehidupan masyarakat dunia barat dan telah menggeser kedudukannya dari budaya kelokalan Indonesia telah eksis sebelumnya. Pola ini memang sengaja dilakukan oleh para penguasa media yang melahirkan dan mempopulerkan pola hidup semacam itu lewat pengaruh produknya yang notabene sebagai cerminan kebudayaan lebih modern serta digembar-gemborkan melalui jejaring medianya yang telah mereka bangun sebelumnya, hingga masyarakat khususnya generasi muda terkena dampak dan bertekuk lutut meniru secara mentah-mentah tanpa adanya koreksi diri dari produk di balik tayangan medianya dari lansiran kaum kapitalis itu. Industri media yang menguasai jaringan cyber digital space itu, memang telah sengaja mengobrak-abrik tatanan hidup bangsa Indonesia yang terkenal satun itu, dan telah menjadi bagian dari jatidiri bangsa Indonesia selama bangs ini didirikan oleh para pendahulunya, kini diganti dengan kebudayaan seronok, berperilaku rusak, dangkal pemikiran, berjiwa pragmatis, instanis, konsumtif serta hedonis. Jaringan media entah dalam bentuk televise atau film yang harusnya sebagai alat pencerahan hidup masyarakat, kini telah mengambil alih posisiya, sehingga budaya luhur dan norma kesantunan yang sudah mapan warisan dari nenek moyang itu, kini keberadaanya digantikan dengan budaya baru sebagai cerminan realitas palsu yang berkembang ditengah kehidupan masyarakat melalui berbagai sarana jaringan media yang ada, hingga pada akhirnya lahir peradaban barudengan keragaman bentuk hasil replika dari kebudauaan barat di tanah Indonesia.

Kamis, 02 Oktober 2014

MANUSIA VS ROBOT

Manusia dan robot hanya memiliki sedikit perbedaan. Berikut adalah perbedaan antara manusia dengan robot :

- Robot bersifat prediktif. Artinya, sebuah robot sangat mudah diprediksikan langkahnya, karena robot bereaksi sesuai program yang telah dipasang. Jika program untuk marah karena mendapat celaan, maka robot pun akan marah saat dicela. Jika manusia bereaksi sesuai dengan stimulus yang diberikan, maka manusia tak ada bedanya dengan robot.

- Robot tidak punya inisiatif. Memang robot diciptakan mengikuti perintah dan tidak membuat inisiatif sendiri. Artinya, kalau tidak ada programnya dan tidak ada perintah menjalankannya, maka robot pun harus tunggu dan diam. Sedangkan manusia memiliki akal dan fikiran sehingga mereka dapat melakukan apapun tanpa menunggu perintah.

- Robot hanya menggunakan dan memiliki logika berdasarkan program yang diberikan. Tapi mereka takkan bisa merasakan, menggunakan afeksi atau emosinya. Inilah salah satu keunggulan manusia dibandingkan robot. Memang, saat ini ada berita perkembangan teknologi artificial intelligence (kecerdasan tiruan) yang coba meniru emosi manusia, tertawa, menangis, dll. Namun, hingga sekarang belum ada mesin yang bisa meniru kerumitan emosi manusia.

- Robot tidak punya naluri untuk merencanakan sekaligus memaknai masa depannya. Mereka tak bisa memaknai tindakannya untuk menciptakan dunia yang lebih indah, kehidupan yang lebih harmonis, dll. Sedangkan manusia mempunyai naluri sehingga mereka bisa merencanakan masa depannya dan mengarahkan kehidupannya agar kehidupannya semakin baik kedepannya.

- Robot tidak merefleksikan perilakunya dan pengalamannya di masa lalu. Ketika programnya salah, maka robot pun akan menciptakan kesalahan, tanpa ada rasa penyesalan atas kesalahan yang pernah dilakukan. Sedangkan manusia dapat menyadari perilakunya sehingga saat manusia berbuat salah mereka akan menyesali perbuatan tersebut.

- Robot pun tidak melakukan meta-kognosi atas apa yang terjadi, yakni kemampuan menarik diri, merefleksikan serta memikirkan bagaimana ucapan, sikap, serta tindakannya akan berpengaruh pada sesuatu. Jadi kalau kita terbiasa begitu saja mencetuskan kata tanpa coba memikirkan akibatnya terhadap orang lain, bisa jadi kita sudah berhati robot.

- Robot tidak diprogram untuk mempertimbangkan atau menolak perintah, apalagi memiliki etika atau moralitas. Jadi, kalau kita pun terbiasa bertindak dan selalu mengiyakan tanpa memiliki prinsip dan etika yang kita jadikan sebagai pegangan untuk menerima ataupun menolak sesuatu, maka hidup kita pun sudah layaknya seperti sebuah robot.

ANDROID VS IOS


Perbandingan tentang mana yang lebih unggul antara sistem operasi Android dan iOS akan terus jadi perbincangan antara penggunanya. Padahal, sistem operasi milik Google dan Apple ini memiliki keunggulan dan kelemahan, diantaranya adalah :
1. Lebih Aman
Android dikategorikan sebagai sistem operasi cukup rentang terserang virus. Meski Google telah melakukan perlindungan, perangkat masih terkena serangan malware. Google Play menjadi salah satu celah rusaknya perangkat oleh malware. Meski sudah melakukan perlindungan pada aplikasi itu, ancaman virus lain bisa datang dari mana saja, termasuk dari jaringan WiFi. Tercatat ada 32.8 juta perangkat Android yang terinfeksi virus malware tahun lalu.

Sementara, sistem keamanan iOS lebih terstruktur. Semua aplikasi yang dibuat untuk iPhone atau iPad harus melewati proses pengujian yang ketat. Memang, sempat ada laporan tentang terinfeksinya aplikasi oleh virus. Namun, Apple sudah memperbaikinya dan menjamin bahwa App Store kini sudah bersih dari virus.

2. Lebih MudahMenurut orang yang sudah mencicipi iOS, mereka merasa sistem operasi milik Apple ini lebih mudah digunakan. Bahkan, untuk pemula sekali pun, mempelajari kinerja iOS cukup dengan mengklik ikon menu dan melihat fungsinya.

3. Desain MenarikTampilan iOS didisan khusus oleh perancang asal Inggris, Jony Ive. Tampilannya yangcatchy dan penuh warna dipadukan dengan disain minimalis pada ikon dan menu pada perangkat iPhone atau iPad. Selain tampilan, desain pada iPhone 5S misalnya, terasa ringan, sederhana dan modern di genggaman. Perpaduan antara metal dan kaca membuat ponsel ini lebih solid. iPhone 5Sbahkan mengalahkan Samsung Galaxy S4 sebagai ponsel tercepat dengan sistem operasi 64-bit A7 chipset terbaru.

4. Update Tidak TerbatasAndroid akan melakukan pembaruan sistem operasinya dengan meluncurkan Kit Kat 4.4 dalam waktu dekat. Terdapat lebih 100 ribu perangkat Android, mulai dari ponsel dan tablet. Tapi sayangnya, tak semua perangkat Android bisa merasakannya. Hanya sekitar 1.5 persen perangkat yang bisa menjalankan sistem operasi baru ini.